-

Sunday, December 18, 2011

Gedung Kesenian Terbengkalai

Galamedia Selasa, 13 Desember 2011
Ada Pelanggaran Bestek dan Anggaran 2011 Tidak Terserap
SOREANG,(GM)-
Penyelesaian pembangunan Gedung Kesenian Kab. Bandung yang berlokasi di depan Kompleks Perkantoran Pemkab Bandung, Kec. Soreang terancam molor. Pasalnya, DPRD Kab. Bandung mengusulkan evaluasi konstruksi rangka baja yang sudah terpasang sejak tahun 2010 pada gedung tersebut. Kondisi terakhir, konstruksi gedung tersebut dibiarkan terbengkalai.

Wakil Ketua DPRD Kab. Bandung, Triska Hendriawan di Soreang, Senin (12/12) mengatakan, evaluasi itu harus dilakukan karena dikhawatirkan terjadi perubahan struktur pada konstruksi rangka baja yang buntutnya bisa menjadi ancaman jika suatu saat dipergunakan.

"Lebih baik lakukan kajian teknis dulu. Jangan terburu-buru dibangun. Nantinya akan ketahuan dari hasil kajian teknis itu apa-apa saja yang perlu diperbaiki. Saya takutnya jika langsung dibangun bakal menimbulkan persoalan setelah Gedung Kesenian itu terbangun," kata Triska.

diungkapkannya, pembangunan tahap pertama Gedung Kesenian itu dianggap "bermasalah" oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) pada tahun anggaran 2010. Hasil audit BPK menyebutkan telah terjadi pelanggaran bestek bangunan.

"Harusnya, rangka bangunan yang sudah terpasang bentuknya tidak seperti yang kita lihat sekarang. Terjadi perbedaan sedikit dari bestek. Oleh karena itu, BPK memerintahkan kontraktornya untuk mengembalikan uang ke kas negara sekitar Rp 1 miliar," ungkap Triska.

Dikatakannya, sebelum sampai pada tahap melanjutkan pembangunan, Pemkab Bandung masih memiliki pekerjaan rumah yaitu menyelesaikan temuan dari BPK tersebut.

Tidak terserap

Pembangunan Gedung Kesenian Kab. Bandung diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp 50 miliar. Berdiri di atas lahan seluas 7,2 hektare, gedung ini akan dilengkapi dengan museum, plaza, wisma tamu, dan amphitheatre. Pada tahun 2011, untuk melanjutkan pembangunan Pemkab Bandung mengalokasikan anggaran sebesar Rp 5 miliar. Namun, sampai akhir tahun berjalan, anggarannya tidak terserap.

Ditemui secara terpisah, Wakil Bupati Bandung, Deden R. Rumaji mengakui kalau anggaran tahun 2011 untuk pembangunan Gedung Kesenian sebesar Rp 5 miliar tidak terserap. Pos anggarannya berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bandung.

Meskipun demikian, Deden menyatakan, pembangunan Gedung Kesenian Kab. Bandung tidak boleh terhenti. "Bagaimanapun juga, pembangunan Gedung Kesenian ini harus tetap dilanjutkan. Sayang ‘kan kalau dihentikan di tengah jalan," kata Deden.

Berdasarkan pantauan, lahan proyek Gedung Kesenian sudah ditumbuhi rumput. Ada kekhawairan, rangka baja yang terus diguyur hujan akan menyebabkan terjadinya korosi atau pengkaratan. (B.104)**

Artikel yang Berkaitan

0 komentar:

-

Post a Comment